Skip to main content

APAKAH BENAR IPK MENENTUKAN PELUANG KERJA?

APAKAH BENAR IPK MENENTUKAN PELUANG KERJA?

BloggerBlitar.COM - Sebagai Fresh Graduate (FG), IPK adalah salah satu performa yang akan dijadikan indikator bahwasannya anda ini cakap dalam ilmu pengetahuan yang sudah ditempuh selama ini. Dengan begitu, IPK adalah pintu utama anda untuk memasuki dunia pekerjaan. Beberapa Fresh Graduate tidak mempertimbangkan dengan baik nilai IPK, mungkin karena sudah terlalu lama duduk di bangku kuliah.

Pengertian IPK


IPK adalah singkatan dari Indeks Prestasi Kumulatif atau bahasa kerennya GPA (Grade Point Average) merupakan ukuran kemampuan mahasiswa sampai pada periode tertentu yang dihitung berdasarkan jumlah SKS yang telah ditempuh.

Penilaian yang umum di gunakan oleh dosen adalah 10% dari kehadiran dan tugas, 30% dari hasil Ujian Tengah semester, dan 50 % dari Ujian Akhir Semester.

Jadi harus benar-benar diperhatikan selama anda masih menjadi mahasiswa, bagaimana cara agar nilai mata kuliah anda tidak hancur dan harus mengulang di semester berikutnya. Disamping menambah waktu perjalanan kelulusan anda, juga menjadi beban orang tua anda untuk membiayai kuliah anda ini.

Apakah IPK penting?


Kemudian pertanyaan yang muncul, apakah IPK itu penting? Menurut saya pribadi sangat penting. IPK itu ibarat gambaran profile anda.

HRD (Human Resource Depatment) yang bertugas menyeleksi file-file lamaran yang begitu banyak masuk ke meja kantor maupun email, tentu akan sangat penting baginya. Tidak mungkinkan HRD akan mengecek detail CV (Curiculum Vitae) anda sampai habis?

Tentu akan memakan waktu kerjaan HRD tersebut, sedangkan lamaran yang masuk bisa jadi berjumlah ribuan. Saya masih ingat ketika pertama kali mengikuti seleksi penerimaan pegawai, disitu mungkin ada 500 an peserta test yang akan mengikuti seleksi tersebut. Bayangkan jika HRD melakukan rekrutment karyawan di 10 Universitas di Indonesia. Banyak kan?

Maka dari itu, IPK merupakan senjata utama bagi anda Fresh Graduate yang tentu belum memiliki soft-skill ataupun experience langsung dalam menangani masalah di perusahaan.

Sebaiknya, jika anda tidak ingin menyesal setelahnya, belajarlah sebaik mungkin, dan ikuti gaya bermain dosen anda dalam memberikan penilaian. Ingat, IPK adalah pintu pertama anda diberikan kesempatan untuk membuktikan ke perusahaan bawah anda memang layak direkrut.

IPK Sebagai Kepercayaan Diri


Lantas yang berikutnya adalah kepercayaan diri. Sewaktu anda menjadi mahasiswa, dan anda sedang PDKT dengan lawan jenis, tentu anda akan menampilkan yang terbaik bukan begitu? Memakai parfum agar memikatnya, pakaian yang bagus, dan dompet yang tebal.

Anda harus melakukan riset, standar yang dipakai oleh perusahaan dalam merekrut karyawan memberikan syarat IPK minimal berapa. Dengan begitu, capai target IPK anda minimal berada ditengah-tengah syarat yang diberikan perusahaan.

Jadi ini sangat penting sekali, sebelum anda memutuskan untuk menjadi Fresh Graduate. Mungkin tidak masalah, jika anda mengundur satu tahun kelulusan anda untuk memperbaiki Nilai IPK.

Beri masukan kepada orang tua, putar akal agar anda bisa membantu orang tua dalam menyelesaikan pendidikan anda tersebut. Misalnya, dengan part-time dicafe, atau menjadi penulis kontrakan. Sehingga beban orang tua tidak begitu berat.

Hal ini tentu agar anda tidak terjebak pada standa perusahaan, anda harus berada diatas standar tersebut.

Kerja Keras


Gaes, tidak ada proses yang mengkhianati hasil. Kalimat ini sering saya dengar dan baca di beberapa artikel online. Tapi memang kenyataannya begitu.

Untuk anda bisa mendapatkan IPK yang memuaskan, sudah tentu anda harus bekerja extra keras. Dibutuhkan effort yang luar biasa.

Langkahnya adalah, buat schedule plan anda akan lulus dengan IPK yang sudah ditargetkan. Pantau mata kuliah yang anda lemah, cari jurnal-jurnal yang mendukung untuk bisa memperbaiki mata kuliah tersebut. Dan jangan malu untuk bertanya pada rekan-rekan anda yang memang satu level diatas anda pada mata kuliah tersebut.

Dengan begitu, anda bisa memantau pergerakan IPK anda. Ingat yah gaes, waktu itu sangat cepat berlalu, jangan sampai menyesal kemudian.

Sedia payung sebelum hujan, jika tidak ada payung jangan lupa beli jas hujan. Anda tidak sendirian untuk memperebutkan kursi jabatan kosong disuatu perusahaan. Diluar sana jutaan sarjana sedang berjuang untuk mendapatkannya.

Kesimpulan


Yang dilakukan penulis dulu, selalu meminta doa restu kedua orang tua agar selalu dimudahkan dalam menghadapi UTS ataupun UAS. Hal yang membuat anda bakal tercengan adalah doa orang tua, jadi jangan sia-siakan anda yang bisa duduk dibangku kuliah. Indonesia membutuhkan anda.

Terimakasih sudah membaca artikel IPK Sebagai penentu peluang kerja, jangan lupa untuk dishare ke teman-teman anda agar satu anak bangsa tidak menjadi pengangguran kedepannya. Hehe...
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar