Work from Home apakah efektif?

Daftar Isi
Debut COVID-19 atau lebih dikenal virus Corona, melahirkan banyak kebijakan yang diterapkan oleh perusahaan untuk meminimalisir terinfeksinya oleh virus tersebut. Salah satunya adalah Work From Home atau bekerja dari rumah.

Lantas, apakah Work From Home itu efektif untuk perusahaan?

Perlu diketahui, bahwasannya #WFH ini tidak bisa diberlakukan untuk semua pekerja. Work From Home biasanya lebih efektif untuk pekerja yang hanya untuk mengolah data, sehingga tidak terlalu mengganggu operasional lapangan. Atau pekerja yang menganalisa data dari indeks yang sudah diinput oleh pekerja lainnya di lapangan.

Work From Home

Tentu menurut saya sangat efektif bagi perusahaan, dan juga bagi karyawannya. Selama masa Work From Home karyawan juga dituntut untuk bertatap muka dengan cara Video Converence. Salah satu tools untuk melakukan kegiatan ini adalah Skype, salah satu tool Video Converence yang sudah berumur dan berpengalaman di jaringan telekomunikasi.

Beberapa keuntungan oleh Perusahaan yang menerapkan Work From Home


1. Proses Bisnis Perusahaan Masih Berjalan


Lumpuhnya beberapa sektor industri dikarenakan masifnya penyebaran COVID-19 di Indonesia ini, mengharuskan Perusahaan memutar otak agar lini proses bisnis perusahaannya tidak stuck atau berhenti total. Dan dikarenakan karyawan adalah aset yang tidak bernilai oleh suatu perusahaan, maka dari itu sudah layaknya perusahaan juga memikirkan kesehatan dari karyawannya.

Berawal dari sinilah kemudian lahir istilah Work Frome Home #WFH yang tentu bagi sebagian Blogger Indonesia aktifitas #WFH ini sudah tidak asing lagi. Sebut saja Mas Sugeng dan Mas Timon Adiyoso, mereka berdua adalah Blogger kelas kakap Indonesia yang salah satu dari mereka sudah menghasilkan uang 1Milyar Rupiah dari aktifitas bloggingnya saat ini.

Jadi Work From Home bukan merupakan new inventory yah. Catat itu!!!

2. Perusahaan tidak khawatir membayar tunjangan kesehatan


Akibat dari COVID-19 yang memang belum ada vaksin untuk menghambat laju pertumbuhannya, maka memang sudah selayaknya perusahaan melakukan Work From Home. Kesehatan karyawan adalah nomor satu.

Berbanding lurus dengan kesehatan karyawan, tentu perusahaan pun akan menghemat cost untuk biaya pengobatan karyawannya. Karena sebagian perusahaan ada yang mengcover full ataupun partial pengobatan dari karyawan yang sudah menyandang karyawan tetap.

Sebagai salah seorang karyawan juga, saya menyakini jika tidak dilakukan Work From Home, maka perusahaan akan mengalami over-budget-cost untuk biaya pengobatan. Belum lagi jika salah satu karyawannya ada yang terkena wabah virus Corona ini. Lini bisnis perusahaan bisa berhenti dan tentu akan menimbulkan kerugian bukan.

Jadi Work From Home sangat bermanfaat sekali bagi perusahaan dan karyawannya.

3. Merubah kulture perusahaan


Efek dari Work From Home sendiri kedepiannya bisa merubah kulture perusahaan yang saat ini menerapkan metode harus stay-at-office, dimana kulture ini sudah ketinggalan zaman dan terlalu banyak memakan budget perusahaan.


Coba kita bayangkan ketika stay-at-office itu harus dihilangkan, maka perusahaan akan mempunyai keuntungan sebagai berikut :
  • Tidak membayar uang perjalanan,
  • Meminimalkan overtime,
  • Menjamin kesehatan karyawan,
  • Meminimalkan cost pengobatan,
  • Tidak perlu sewa gedung yang megah.


Kesimpulan


Penulis sendiri tidak bisa melakukan Work From Home, dikarenakan penulis bekerja di lapangan yang mengharuskan kontrol produksi setiap detiknya. Namun ide brilian ini patut diapresiasi terkait penyebaran virus Corona yang semakin masif di ibu pertiwi saat ini.

Harapannya semoga COVID-19 di Indonesia cepat tertangani, dan ilmuwan-ilmuwan hebat diseluruh dunia bisa menemukan vaksin untuk menghambat laju perkembangan virus tersebut. Sehingga kelak pandemi global yang telah menginfeksi sedikitnya 126 negara ini bisa hilang untuk selama-lamanya dan tidak datang lagi tentunya. /FA

Posting Komentar